Popularitas Steak dan Barbeque (BBQ) kini semakin menanjak di tanah air. Kini di wilayah ibukota banyak sekali berdiri resto yang menyediakan menu khusus steak maupun BBQ. Promosi berbagai restoran steak dan BBQ di berbagai media (baik itu media cetak, elektronik maupun online) sukses membuat masyarakat menelan air liur.

Namun ada kendala yang membuat tidak semua masyarakat ibukota bisa merasakan nikmatnya steak dan BBQ ini. Yang pertama dan yang utama sudah pasti karena harganya yang cukup mahal. Dan yang kedua, tidak semua lidah orang Indonesia cocok dengan racikan bumbu-bumbu steak dan BBQ ala luar negeri.

Oleh karena itu untuk mengakali kendala tersebut, tidak ada salahnya kita mencoba untuk memasak steak dan BBQ sendiri dirumah. Namun, ternyata memasak steak dan BBQ yang penuh kesempurnaan itu tidak semudah yang dibayangkan. Memerlukan teknik, kemampuan dan aturan tersendiri.

Melihat fenomena ini, sebuah tempat kursus memasak di daerah Serpong pun membuka kelas kursus memasak steak dan BBQ. Di tempat tersebut, para murid akan diajarkan tentang aturan-aturan dasar, tips dan trik serta pengetahuan tentang memasak steak dan barberque. Sehingga membuat steak dan BBQ sendiri di rumah bukan lagi hal yang mustahil.

Sejarah Singkat Tentang Barbeque (BBQ)

Barbeque ditemukan oleh para koboi pada tahun 1800-an
Barbeque ditemukan oleh para koboi pada tahun 1800-an

Siapa yang tidak mengenal barbeque (BBQ) pada jaman sekarang? Hidangan daging yang dipanggang dalam waktu lama (slow roast) dan dilumuri saus khas. ​Sebenarnya teknik Barbeque tidak jauh berbeda dengan roasting dan grilling, namun tetap saja masih banyak orang yang masih bingung akan perbedaan ketiga teknik mengolah daging tersebut. Berikut adalah sedikit pengenalan tentang barbeque yang selama ini mungkin belum kita ketahui.

Terlepas dari itu, tahukah anda darimana asal kata barbeque bermula? Seperti dilansir sebuah media online, kata barbeque berasal dari Kepulauan Karibia, dari orang-orang Taino dari Karibia, yaitu Puerto Rico dan sekitarnya. Selain itu ada juga yang berpendapat bahwa kata barbeque berasal dari orang Timucua di selatan Florida. Mereka mengenalnya sebagai barbicu. Sementara itu orang-orang Romawi kuno juga punya sebutan sendiri untuk barbeque, yaitu barbacoa.

Sejarah awal mula barbeque dimulai ketika tahun 1800-an, saat itu banyak majikan-majikan para koboi hanya memberikan daging bagian punggung saja pada para koboi (daging bagian punggung terkenal keras dan suit dioah). Akan tetapi para koboi pun tidak habis akal, mereka memasaknya dengan cara mema​nggang​ dalam waktu lama dengan api kecil. Hasilnya, daging punggung atau brisket tersebut pun menjadi lebih enak. Nah teknik inilah yang sampai saat ini populer dengan sebutan barbeque.

Kursus Barbeque Bersama Chef Donny di Serpong

Belajar memasak barbeque yang baik bersamas Chef Donny
Belajar memasak barbeque yang baik bersamas Chef Donny

Chef Donny adalah seorang pemilik sekaligus chef yang merancang menu yang menjadi andalan di Qsmokehouse Factory, Serpong. Dan dalam kesempatan kali ini, sang chef akan membeberkan rahasia tentang pembuatan steak BBQ yang enak dan empuk. Semua teknik mulai dari pemilihan bahan, meracik bumbu, teknik merendam hingga memanggang daging steak akan dibahas secara mendetil oleh Chef Donny.

Pada acara cooking class kali ini anda akan bebas mendapatkan kesempatan bertanya jawab segala hal tentang BBQ dan steak langsung pada Chef Donny. Tentang tips, trik, aturan dasar, termasuk kesulitan yang anda alami ketika membuat BBQ. Cooking class ini akan ditutup dengan makan siang bersama dengan mencicipi kelezatan steak BBQ dari dapur Qsmokehouse Factory. Selain itu, dalam acara cooking class yang diadakan di Serpong ini akan disediakan juga doorprize bagi yang beruntung.