Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan anak satu. Saat ini anak saya berusia 7 tahun atau kelas 2 SD di sebuah seklah swasta di bilangan Serpong. Tulisan ini adalah sedikit pengalaman saya dalam menghadapi anak saya yang memiliki sedikit kesulitan dalam pelajaran Bahasa Inggris. Sekali lagi, tanpa bermaksud untuk menggurui, saya hanya ingin membagikan pengalaman saya dan anak saya.

Anak saya merupakan anak yang cukup pendiam dan cenderung kurang pandai bergaul. Sebenarnya anak saya memiliki kelebihan dalam mata pelajaran matematika. Di saat anak seumurnya baru memahami penjumlahan dan pengurangan, anak saya justru telah mengerti perkalian dan pembagian. Namun tetap saja, setiap orang ada kelebihan dan ada juga kekurangannya.

Meski pandai dalam bidang eksak, anak saya memiliki sedikit kekurangan dalam bidang berbahasa, terutama bahasa inggris. Entah sudah berapa kali saya membimbingnya untuk mendalami bahasa asing yang satu ini. Sebenarnya saya tidak ingin terlalu memaksakan, namun mayoritas teman sekolahnya berkomunikasi menggunakan bahasa inggris. Ditambah lagi si anak cenderung sulit untuk bergaul, saya hanya tidak ingin anak saya menjadi anti sosial karena itu.

Bahasa Inggris Menambah Percaya Diri Anak

Kemampuan Berbahasa Inggris dapat menambah kepercayaan diri anak
Kemampuan Berbahasa Inggris dapat menambah kepercayaan diri anak

Mungkin terlalu cepat memang jika menilai kepercayaan diri seseorang dari kemampuannya berbahasa inggris saja. Namun hal ini akan terlihat jika sang anak telah memasuki usia remaja. Bahkan anak yang pandai bahasa inggris saja belum tentu bisa percaya diri berbicara menggunakan bahasa inggris.

Mengapa bisa begitu? Ya ini adalah akibat sekolah terlalu mengajarakan bahasa inggris kepada anak secara textbook. Anak jadi terpaku dengan apa yang ada di buku. Anak bahkan belum mengenal beragam kosakata, namun sudah diajarkan bagaimana menulis yang benar. Jadi jangan heran jika masih banyak anak-anak yang tidak memiliki keberanian untuk berkomunikasi menggunakan bahasa inggris.

Kadang saya jadi tidak habis pikir mengapa pendidikan di Indonesia menggunakan sistem seperti itu. Maka dari itu saya memutuskan untuk mendaftarkan anak saya kursus bahasa inggris. Bukan hal yang sulit mencari tempat les bahasa inggris di sekitaran Serpong sini. Saya pun akhirnya menjatuhkan pilihan saya ke YXGK English Course, BSD. Awalnya ya tidak ada alasan khusus, karena dekat saja dari rumah dan kemudahan aksesnya.

YXGK English Course BSD, Kursus Bahasa Inggris dan Kepribadian Anak

YXGK English Course, tempat kursus bahasa inggris recommended
YXGK English Course, tempat kursus bahasa inggris recommended

Memang pada awalnya, saya memilih YXGK English Course BSD ini karena lokasinya dekat rumah saya yang kebetulan di daerah Serpong dan juga aksesnya sangat mudah. Namun ternyata setelah saya mengunjungi langsung kantor operasionalnya, ternyata YXGK English Course ini bukan hanya sekedar tempat kursus bahasa inggris biasa loh.

Dari presentasi singkat yang saya dapat dari YXGK English Course BSD, ternyata mereka mengajarkan metode yang tidak biasa. Disini mereka lebih melibatkan murid-murid dengan interaksi yang atraktif. Jadi tidak ada lagi metode belajar semacam guru menjelaskan, murid mencatat, lalu mengerjakan soal terus dinilai.

Metode pembelajaran seperti ini memang menurut saya merupakan metode yang paling cocok untuk diterapkan ke anak-anak. Terutama untuk anak yang seperti anak saya yang cenderung pemalu dan sukar bergaul. Jadi ternyata keputusan saya untuk mendaftarkan anak saya di YXGK English Course BSD adalah keputusan yang tepat.

Belum lagi suasana dan fasilitas gedungnya sendiri. Selain memfasilitasi paar murid, ternyata YXGK English Course BSD juga menyediakan layanan yang lumayan bagi para pengantar sembari menunggu sang murid selesai belajar. Akhir kata, jika anda berdomisili di Serpong, Alam Sutera, Tangerang Selatan dan sekitarnya dan mencari tempat kursus bahasa inggris yang oke, YXGK English Course lah tempatnya.